Hari ini, 26 April 2011, hari yang membuatku merasa bersalaaah banget sebagai seorang ibu..Nairaku jatuh..gak tanggung-tanggung jatuhnya dari tempat tidur..kira-kira tingginya 50-60 cm..Ya Allah..sampai sekarang aku ngeri membayangkannya gimana dia bisa jatuh..
maafkan mama ya naakk..
Sekitar pukul 12 kurang, kutemani dia yang sudah ngantuk karena tadi tidurnya hanya ½ jam saja..tidak seperti biasanya kalo posisi tidurnya tengkurap, tidurnya nyenyak sekali..rutinitas menidurkannya pun dimulai..biasanya Naira kalo mau tidur selalu mau sambil disusui..kadang juga sambil dinyanyikan atau bersalawat..setelah selesai payudara sebelah kiri, aku berganti posisi untuk memberi payudara satunya lagi..sampai selesai ternyata dia belum tidur juga..tanpa sadar, mataku beraaatt banget dan akupun terlelap beberapa menit. Memang semalam aku kurang tidur ditambah bangun beberapa kali untuk nyusui Naira.
“buuuggg” disusul suara tangisnya yang menghentakkanku..dengan secepat kilat kuraih dia, dengan masih setengah sadar langsung kugendong dia..rasanya sungguh tidak percaya menyaksikan tubuh kecilnya jatuh tengkurap membentur lantai..Ya Allah..rasanya remuk hatiku..lunglai seluruh tubuhku..kupeluk erat tubuhnya untuk menenangkannya..tak sanggup kumenahan air mata ini, ku menangis sejadi-jadinya..menyesali perbuatanku..Dia terheran melihatku menangis dan tak lama menghentikan tangisnya sendiri..dengan tatapan polosnya dia mengusap pipiku..mungkin dia ingin menenangkanku..menujukkan rasa sayangnya padaku..Ya Allah, semakin besar rasa berdosaku padanya..dia yang kecil ini pun berusaha mengerti mamanya..kembali kupeluk erat dia sambil berkata, “maafkan mama ya nak..”
Langsung kutelpon papanya yang saat itu sedang di luar kantor karena ada kunjungan ke field..masih dengan tangisan dan kepanikan kukatakan kalau Naira baru aja jatuh dari tempat tidur..Alhamdulillah punya suami yang bisa menenangkan dan gak panikan kayak aku, dia bilang tenang dulu, coba periksa seluruh badannya apakah ada yang luka, berdarah atau bengkak..langsung kuperhatikan seluruh badannya dari kepala hingga ujung kaki ..kuraba-raba kepalanya apakah ada bengkak atau ada yg sakit ketika diraba..alhamdulillah kepalanya tidak ada yang cidera, akhirnya kudapati sedikit memerah di ujung bibir atas, tapi tidak bengkak..Ya Allah..kuyakin kau melindungi anakku hingga tidak ada cidera yang berarti yang terjadi..terima kasih Ya Allah.
Setelah 2 jam berlalu, hanya kugendong saja dia..tak berani kulepaskan sedikit pun..Suamiku pulang dan kami sepakat segera membawanya ke dokter anak medical, hanya untuk meyakinkan dan menenangkan kami kalau tidak ada yang perlu dikhawatirkan ..Alahamdulillah memang tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sama anakku..Alhamdulillah Ya Allah, jika tanpa lindungan-Mu, hamba tak dapat membayangkan akibatnya..setelah itu langsung kupanggil tukang pijat bayi kerumah, setelah dipijat dia langsung tertidur. Barulah aku bisa bernafas sedikit lega..dan bisa merasakan lapar setelah jam 4 sore..
Setelah 3 hari kuamati tingkah lakunya tidak ada yang berubah setelah jatuh, aku bersyukur sekali..dan langsung mengubah posisi pempat tidur ‘nempel’ di lantai, dan sekelilingnya kulapisi dengan puzzle busa abjad..lebih dari separuh ruang kamar tidur dipenuhi hamparan kasur, hehe..tak mengapa demi keamanan anakku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar