Selasa, 17 Mei 2011

Jatuh !!!

Hari ini, 26 April 2011, hari yang membuatku merasa bersalaaah banget sebagai seorang ibu..Nairaku jatuh..gak tanggung-tanggung jatuhnya dari tempat tidur..kira-kira tingginya 50-60 cm..Ya Allah..sampai sekarang aku ngeri membayangkannya gimana dia bisa jatuh..
maafkan mama ya naakk..
Sekitar pukul 12 kurang, kutemani dia yang sudah ngantuk karena tadi tidurnya hanya ½ jam saja..tidak seperti biasanya kalo posisi tidurnya tengkurap, tidurnya nyenyak sekali..rutinitas menidurkannya pun dimulai..biasanya Naira kalo mau tidur selalu mau sambil disusui..kadang juga sambil dinyanyikan atau bersalawat..setelah selesai payudara sebelah kiri, aku berganti posisi untuk memberi payudara satunya lagi..sampai selesai ternyata dia belum tidur juga..tanpa sadar, mataku beraaatt banget dan akupun terlelap beberapa menit. Memang semalam aku kurang tidur ditambah bangun beberapa kali untuk nyusui Naira.
“buuuggg” disusul suara tangisnya yang menghentakkanku..dengan secepat kilat kuraih dia, dengan masih setengah sadar langsung kugendong dia..rasanya sungguh tidak percaya menyaksikan tubuh kecilnya jatuh tengkurap membentur lantai..Ya Allah..rasanya remuk hatiku..lunglai seluruh tubuhku..kupeluk erat tubuhnya untuk menenangkannya..tak sanggup kumenahan air mata ini, ku menangis sejadi-jadinya..menyesali perbuatanku..Dia terheran melihatku menangis dan tak lama menghentikan tangisnya sendiri..dengan tatapan polosnya dia mengusap pipiku..mungkin dia ingin menenangkanku..menujukkan rasa sayangnya padaku..Ya Allah, semakin besar rasa berdosaku padanya..dia yang kecil ini pun berusaha mengerti mamanya..kembali kupeluk erat dia sambil berkata, “maafkan mama ya nak..”
Langsung kutelpon papanya yang saat itu sedang di luar kantor karena ada kunjungan ke field..masih dengan tangisan dan kepanikan kukatakan kalau Naira baru aja jatuh dari tempat tidur..Alhamdulillah punya suami yang bisa menenangkan dan gak panikan kayak aku, dia bilang tenang dulu, coba periksa seluruh badannya apakah ada yang luka, berdarah atau bengkak..langsung kuperhatikan seluruh badannya dari kepala hingga ujung kaki ..kuraba-raba kepalanya apakah ada bengkak atau ada yg sakit ketika diraba..alhamdulillah kepalanya tidak ada yang cidera, akhirnya kudapati sedikit memerah di ujung bibir atas, tapi tidak bengkak..Ya Allah..kuyakin kau melindungi anakku hingga tidak ada cidera yang berarti yang terjadi..terima kasih Ya Allah.
Setelah 2 jam berlalu, hanya kugendong saja dia..tak berani kulepaskan sedikit pun..Suamiku pulang dan kami sepakat segera membawanya ke dokter anak medical, hanya untuk meyakinkan dan menenangkan kami kalau tidak ada yang perlu dikhawatirkan ..Alahamdulillah memang tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sama anakku..Alhamdulillah Ya Allah, jika tanpa lindungan-Mu, hamba tak dapat membayangkan akibatnya..setelah itu langsung kupanggil tukang pijat bayi kerumah, setelah dipijat dia langsung tertidur. Barulah aku bisa bernafas sedikit lega..dan bisa merasakan lapar setelah jam 4 sore..
Setelah 3 hari kuamati tingkah lakunya tidak ada yang berubah setelah jatuh, aku bersyukur sekali..dan langsung mengubah posisi pempat tidur ‘nempel’ di lantai, dan sekelilingnya kulapisi dengan puzzle busa abjad..lebih dari separuh ruang kamar tidur dipenuhi hamparan kasur, hehe..tak mengapa demi keamanan anakku..

Badan Naira Panas

19 April 2011

Tepat di usianya 5m1d, Nairaku demam..setelah mandi sore, saat main sama Mama di tempat tidur, teraba olehku suhu tubuhnya sedikit naik..telapak tangannya panas..keningnya panas..lehernya pun panas..ya Allah..anakku demam..padahal Naira dan Mama lg nungguin Papa pulang untuk jalan2 sore..

Berusaha untuk tidak panik..walaupun udah bolak-balik baca buku Q&A nya Bunda Wati, ubek-ubek milis sehat..udah khatam teori demam pada anak, eh ketika Naira demam semuanya jd blank..lupa..yang kuingat segera mencari termometer dan mengukur suhu tubuhnya karena gak bisa hanya diukur oleh rabaan saja..setelah kuukur 38.3 der celcius. Ya Allah, panasnya naakk..yang aku tahu teorinya, panas pada bayi dibawah 6 bulan jika di atas 38.5 harus segera ke dokter..tinggal 3 point lagi tandanya Naira harus segera ke dokter, sekarang telah menunjukkan pukul 19.00 wib..kugendong terus dia..sengaja kudekatkan tubuhku ke tubuhnya panasnya biar panasnya terbagi ke aku, skin to skin contact..bermaksud panasnya tubuhnya berkurang.
Aku udah mulai panik, mempertimbangkan apakah Naira segera dibawa ke dokter saja..yang ada dikepalaku, gimana kalo termometer ini membaca temperatur suhu tubuh di bawah suhu tubuh sebenarnya..seandainya kenyataannya suhu tubuh naira udah 38.5 lebih tapi terbaca 38.3 der celcius..siapa yang berani menjamin keakuratan alat ini 100 %..mana Naira semakin rewel saja tapi untuk kesekian kalinya suamiku menenangkanku untuk tidak panik..
Kami berdua bergantian menjaganya, semua tindakan home treatment yang kutahu kulakukan, AC diset 28 der C biar dia gak kedinginan, kompres air hangat berulang-ulang, skin to skin contact dan tentunya disusui sesering mungkin..sadar Naira sekarang sedang terserang virus, badannya panas untuk melawan virusnya..penyakit yang disebabkan virus tidak ada obatnya selain daya tahan tubuh yg kuat..makanya kususui terus Naira berharap antibodi di ASI dapat membantu mengusir virus untuk segera pergi dari tubuh anakku..setiap jam kuukur temperaturnya dan kucatat biar bisa liat perkembangannya..kuobservasi ketat behaviornya..
Semakin malam dia semakin rewel, tidak mau dilepas dari tanganku..sementara waktu telah menunjukkan pukul 12 malam..tubuhku semakin letih, ngantuk menyerang tapi gadis keciku sedang demam saat ini..Ya Allah berikanku kekuatan..kuletakkan bantal di dinding tembok di atas kasur, kucoba sandarkan tubuhku tetap sambil menggendong Naira..mungkin karena sudah benar-benar ngantuk, tak terasa ku tertidur dengan posisi duduk..tengah malam kuterbangun dengan Naira masih digendonganku, kutatap panasnya turun..Alhamdulillah, mungkin berkat parasetamol yang kuberikan sebelum tidur untuk menenangkannya..pelan-pelan kuletakkan Naira dan aarrgg akhirnya aku bisa berbaring dengan nyaman..tapi..ou..ou..leherku terasa kaku dan sakit, mungkin posisi tidur dudukku tadi dengan kepala miring sebelah..:)
Alhamdulillah besoknya demam Naira mereda walaupun sempat naik turun..hmm..yes!! kita berhasil melalui ujian demam pertama naak..tanpa perlu ke dokter dan minum obat macam2 yang sebenarnya memang gak perlu karena bisa sembuh sendiri..semoga di waktu yang akan datang, Mama, Papa dan Naira bisa jadi tim yang lebih hebat ya !

MPASI Naira

Hari ini tersadar begitu cepat waktu berlalu..tak terasa sebentar lagi Naira udah mau 6 bulan..lebih kurang 3 minggu lagi, dia belajar mengenal makanan selain asi..!
Rasanya campur aduk, antusias mempersiapkan ilmu-ilmu seputar mpasi, browsing-browsing resep mpasi di internet, mempersiapkan segala peralatannya sampai membuat daftar makanan yang akan diperkenalkan ke Naira dari A sampai Z..Mama akan berusaha memasak sendiri makanan untukmu Nak..rasanya senang Naira udah akan melewati masa asi eksklusif..dari dulu udah diniatkan semoga bisa asi eksklusif..tinggal beberapa hari lagi...horee..!
Sejak usia 4 bulan, Aku selalu diinterupsi sama Neneknya..”Kasian Naira belum dikasih apa-apa..udah empat bulan cuma kenal asi aja..dicoba kasih sedikit-sedikit..biskuit atau pisang dulu..” kata Nenek..hampir setiap nelpon, Nenek Naira selalu ngomong begitu..tapi alhamdulillah..Aku bisa bergeming..alhamdulillah sudah dapat ilmunya lebih dulu..maaf ya Nek, bukannya gak nurut ato membangkang tapi ini demi kebaikan Naira..harus asi eksklusif 6 bulan..akhirnya Nenek mengerti setelah dijelaskan kalo sekarang untuk memperkenalkan mpasi ke bayi di usia 6 bulan bukan 4 bulan seperti orang-orang dulu..Aku berusaha menjelaskan kalo sebelum 6 bulan organ pencernaan, ginjal, hati dan lain-lain belum siap untuk menerima makanan selain asi..jika hal ini dilakukan, menyebabkan kuman mudah masuk ke sistem percernaan..karena sistem pencernaannya memang belum siap..anak akan mudah terserang batuk pilek, sembelit, diare sampe alergi..setelah dijelaskan begitu, akhirnya Nenek mendukung sikapku yang teguh untuk memberikan Naira mpasi di usia tepat 6 bulan..:)
Tapi tiba-tiba ada rasa sedih menyelinap..jadi sedikit melow nih..itu artinya Naira tidak sepenuhnya tergantung sama Mamanya lagi..yang selama ini tiada yang dikenalnya selain asi Mamanya sekarang ada banyak rasa baru yang akan dikenalnya..duh Naak.., rasanya Mama gak rela berkurangnya masa-masa indah saat menyusui..mungkin nanti Mama akan kehilangan separuh dari masa-masa itu..di saat Naira haus..dengan lahapnya kamu menghisap..dengan pintarnya, kamu kosongkan payudara Mama..didahului dengan tangisan khas mu yang gak sabar pengen segera..di sela-sela waktu menyusui itu, mata kecilmu selalu menatap mata Mama..memandangi wajah Mamamu..menunggu tatapan balasan dari Mama..untuk memberikan senyuman terindahmu..tangan kecilmu meraih baju Mama..kadang menyentuh pipi Mama..betapa bahagia rasanya..terbayar sudah kelelahan dan kantuk Mama karena harus bangun di tidur malammu..
Rasanya kalo bisa, Mama ingin kamu selalu bergantung sama Mama..tapi itu tentu tidak mungkin..anak Mama perlahan tumbuh besar..perlahan harus bisa mandiri..semoga selalu sehat dan tumbuh sesuai usiamu..Mama akan selalu bersamamu nak..berusaha memberikan yang terbaik bagimu..:) (25/04/2011 16:00)